Istimewa

Sisa Penerbitan Obligasi BRI, Tunggu Oktober 2017

10 Agustus 2017

Moneter.co.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) sedang mengkaji peluang penerbitan obligasi berkelanjutan yang tersisa di semester kedua tahun ini. Secara total perseroan masih mempunyai sisa penerbitan obligasi berkelanjutan senilai Rp6 triliun hingga akhir semester I/2018.

Berdasarkan informasi PT Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI) pada Kamis (10/8), BRI akan menerbitkan obligasi senilai Rp5,15 triliun yang terbagi menjadi tiga seri.

Seri A senilai Rp980,5 miliar dengan kupon 7,6% dan tenor tiga tahun, seri B senilai Rp1,65 triliun dengan kupon 8% dan tenor lima tahun, serta seri C senilai Rp2,51 triliun dengan kupon 8,25% dan tenor tujuh tahun.

Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo mengatakan, perseroan masih mempunyai sisa obligasi sekitar Rp6 triliun sampai paruh pertama tahun depan. Perseroan pun akan mengkaji untuk peluang penerbitan obligasi berkelanjutan yang tersisa tersebut.

"Kami akan putuskan sampai Oktober 2017, apakah akan terbitkan sebagian di awal kuartal IV/2017 atau langsung semuanya pada awal tahun depan," ujarnya.

Menurutnya, perseroan cenderung memilih menerbitkan obligasi pada akhir kuartal III/2017 atau awal kuartal keempat ketimbang akhir tahuh. Bila tidak memungkinkan, perseroan memilih menerbitkan pada tahun depan. "Kalau akhir tahun biasanya pasar banyak yang enggak masuk ke pasar, jadi lebih baik sebelum Akhir tahun atau awal tahun saja," ujar Haru.

Sementara itu, BRI menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II dengan total nilai Rp20 triliun pada akhir 2016. Perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I senilai Rp4,6 triliun pada Desember 2016. Kemudian, perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II senilai Rp5,1 triliun pada 11 April 2017. (Hap)