Istimewa

HUT RI ke-72: Besok, PT KAI Gratiskan Tiket Kereta

16 Agustus 2017

Moneter.co.id - Dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menggratiskan tiket KA perjalanan lokal di Jawa, Sumatera, dan juga KRL untuk semua rute khusus. Tiket gratis tersebut berlaku untuk penjualan dan keberangkatan pada hari Kamis, 17 Agustus 2017. 

Terdapat 33 nama KA lokal (199 perjalanan) dan 918 perjalanan KRL yang tiket perjalanannya akan digratiskan dengan kapasitas penumpang yang diangkut sekitar 1 juta orang, terdiri dari penumpang untuk KA lokal dan untuk KRL. 

Sementara itu, bagi pengguna jasa KRL di Jabodetabek dan sekitarnya, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) sebagai operator layanan KRL akan memberikan layanan KRL Gratis ini kepada seluruh pengguna KRL yang memakai Kartu Multi Trip(KMT), Tiket Harian Berjaminan (THB), dan kartu bank yang telah berkerja sama dan dapat digunakan untuk perjalanan KRL.

Direktur Utama Edi Sukmoro mengatakan, bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan KA lokal dan komuter secara gratis pada tanggal 17 Agustus mendatang, harus mengikuti ketentuan yang berlaku bagi KA lokal atau KRL dan memperhatikan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan, baik saat mengantri tiket maupun dalam perjalanan dengan KA. 

Layanan KRL gratis dapat dimanfaatkan masyarakat pada 17 Agustus 2017, mulai keberangkatan KRL pertama hingga KRL terakhir tiba di tempat tujuan. 

Layanan ini juga berlaku untuk seluruh relasi KRL. Untuk menggunakan layanan KRL gratis, masyarakat perlu memperhatikan sejumlah ketentuan terutama terkait tiket elektronik KRL Jabodetabek. 

Sementara itu, bagi masyarakat yang telah melakukan pembelian tiket KA-KA lokal H-7/H-30 dengan tarif normal untuk keberangkatan Kamis (17/8), maka dapat melakukan refund termasuk bea pesan di stasiun kedatangan dengan menyerahkan bukti tiket atau boarding pass KA lokal dimaksud. 

Proses refund dapat dilakukan mulai tanggal 17 Agustus 2017 hingga 18 Agustus 2017 pukul 18.00 WIB di loket stasiun kedatangan.

Meskipun berlabel gratis, demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama perjalanan, KA-KA lokal tersebut tetap akan mengangkut sesuai dengan batas kapasitas maksimum yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan No.8/2001 tentang Angkutan Kereta Api pasal 10, yakni 150% dari okupansi. (Hap)