Ilustrasi | Foto: Istimewa

JAS Dukung Co-Branding Wonderful Indonesia, CEO: Kalau Bukan Kita, Mau Siapa Lagi?

27 September 2017

Moneter.co.id - PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) menjadi salah satu perusahaan yang menandatangani komitmen kerja sama dengan Kementerian Pariwisata sebagai Co-Branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia.

CEO PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Adji Gunawan mengatakan perusahaan yakni bahwa pengembangan pariwisata di Indonesia bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pariwisata, tetapi semua stakeholder terkait termasuk pelaku bisnis.

JAS menyambut positif kerjasama memopulerkan pariwisata lewat branding Wonderful Indonesia (WI) atau Pesona Indonesia (PI). "Kalau bukan kita semua yang bersama dan bersatu dalam mendukung pariwisata Indonesia, mau siapa lagi?" kata Adji, Rabu (27/9).

Adapun penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata (Rakornaspar) ke-III di Birawa Assembly Hall Bidakara Jakarta, Selasa 26 September. Rakornaspar ini menyusul kegiatan Wonderful Indonesia Co-branding Forum sebelumnya pada 10 Agustus 2017.

Adapun layanan jasa yang diberikan JAS selaku perusahaan ground handling nasional meliputi penanganan penumpang, bagasi, kargo dan pos, serta pesawat (ramp handling) pada saat kedatangan atau keberangkatan.

Sementara itu, Corporate Communicatins Manager PT JAS Martha Lory mengatakan dengan memanfaatkan kekuatan layanan jasa yang ada, komitmen terhadap co-branding ini dapat dimaksimalkan dengan berbagai cara.

“Ribuan karyawan JAS, terutama petugas konter check-in akan menggunakan logo WI atau PI sebagai bagian dari seragam mereka. Video terkait pariwisata Indonesia dapat diputar di lounge JAS, dan sebagainya," jelas Martha.

Martha mengatakan bahwa JAS mengupayakan agar kerja sama ini dapat diperluas. "Ke depannya tidak hanya JAS, namun ada maskapai asing yang akan dilibatkan agar turut berpartisipasi dalam mendukung program 20 juta wisatawan pada 2019," pungkasnya.

Saat ini, rata-rata per tahun PT JAS menangani 62.000 penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta dengan lebih dari 18 juta penumpang di 12 bandara di Indonesia dan sekitar 16,5 juta bagasi dari 35 maskapai asing.


(TOP)


TERKINI