Ketua DPD Oesman Sapta Odang | Foto: Ist

OSO: Kepada Freeport Pemerintah Harus Tegas dan Keras

12 Oktober 2017

Moneter.co.id - Ketua DPD Oesman Sapta Odang meminta Pemerintah bersikap lebih tegas dan keras ke PT Freeport Indonesia mengenai divestasi 51 persen saham. 

OSO sapaan Oesman Sapta Odang meminta Pemerintah harus berani memutus kontrak atas perusahaan tambang asal AS tersebut.

Untuk diketahui, Pemerintah dan Freeport masih melakukan negosiasi alot mengenai perpanjangan kontrak pengelolaan tambang emas di Papua. 

Pada Agustus lalu, Freeport menyatakan setuju melakukan divestasi saham sebesar 51 persen dan berjanji segera membangun pabrik pemurnian konsentrat (smelter). 

Namun, awal bulan kemarin, CEO Freeport McMoran Richard Adkerson mengirim surat ke Kementerian Keuangan yang isinya menolak skema divestasi 51 persen saham yang ditawarkan Pemerintah. 

Setelah dilakukan pertemuan ulang, Menteri ESDM Ignasius Jonan memastikan bahwa Freeport tetap komitmen melakukan divestasi itu.

OSO memastikan mendukung upaya Pemerintah untuk melakukan divestasi tersebut. 

Kepada Freeport, dia meminta agar mengikuti segala aturan main yang diminta Pemerintah. Sebab, Freeport mengelola sumber daya alam milik Indonesia.

"Indonesia harus punya sikap tegas soal divestasi saham Freeport. Mereka harus ikut aturan kita. Ini negara kita, produk kita, mereka harus ikut," ujarnya, Rabu (11/10).

Ia berharap, negosiasi dengan Freeport itu dapat berjalan lancar. Freeport pun tak lagi mencla-mencle. 

Dengan begitu, lanjutnya iklim usaha, investasi, dan pemerataan pembangunan di negeri ini dapat berjalan baik. 




(SAM/Ant)