Foto: Ist

Astra International Patok Capex Rp 14 Triliun di 2018

13 Nopember 2017

Moneter.co.id - PT Astra International Tbk (ASII) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 14 triliun pada tahun depan. Besaran capex ini, merupakan angka rata-rata yang hampir terjadi setiap tahun.

“Capex tersebut bersumber dari kas internal. Namun, alternatif pinjaman perbankan juga masih bisa diambil, terutama jika dibutuhkan,” kata Head of Investor Relation Division PT Astra International Tbk (ASII), Tira Ardianti di Cianjur, Minggu (12/11).

Tira menjelaskan, saat ini atau priode sembilan bulan 2017, Astra secara konsolidasi masih net cash sebesar Rp 1,2 triliun. “Net cash Astra pada tahun sebelumnya mencapai Rp 6,2 triliun,” ujarnya.

Menurutnya, dana tersebut kemudian digunakan untuk investasi pada bidang energi, properti, dan infrastruktur.

"Nah, nanti ke depannya seperti apa, kita lihat. Kalau kas internal mencukupi untuk beberapa proyek ya kita gunakan," kata Tira.

Jika perusahaan memutuskan menggunakan pinjaman perbankan, fasilitas tersebut sudah ada. Lantaran, debt ASII masih memiliki plafon ruang yang bisa ditingkatkan.

"Namun, Astra dalam mengelola neraca hati-hati. Kalau bisa diusahakan, kami tidak berutang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pendanaan secara fleksibel. Misalnya, seperti bila kebutuhan capex tahun depan ternyata lebih besar, maka dimungkinkan untuk ditambah.

Sampai dengan kuartal III-2017, ASII telah menyerap capex sebesar Rp 10,8 triliun. Sedangkan secara konsolidasi, capex ASII tahun ini diprediksi mencapai Rp 17 triliun. (HAP)