Gedung Bank Jatim | Foto: Ist

Tunggu Izin OJK, Dirut: Semoga Tahun Depan Unit Syariah Bank Jatim Bisa Spin Off

07 Desember 2017

Moneter.co.id - Rencana pemisahan atau spin-off unit syariah Bank Jatim masih menunggu izin prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Jatim Tbk, R Soeroso di Surabaya, Kamis (07/12)

"Bank Jatim masih menunggu izin prinsip, setelah itu baru dibuatkan izin pendirian. Izin prinsipnya masih belum turun dari OJK sehingga belum bisa dipastikan kapan rencana spin-off tersebut," ujarnya.

Soeroso berharap, awal tahun depan izin prinsip bisa diturunkan, sehingga pertengahan tahun sekitar bulan April, Mei dan Juni sudah dibuatkan izin pendirian, kemudian diluncurkan keberadaan Bank Jatim Syariah, yang saat ini masih menjadi bagian dari unit Bank Jatim. "Untuk saham dari kabupaten dan kota bisa terpenuhi April, sehingga dilanjutkan dengan peluncuran," ucap Soeroso.

Sebelumnya, OJK Regional 4 Jawa Timur mengapresiasi rencana spin-off Bank Jatim Syariah, karena mendorong perekonomian syariah secara nasional.

Kepala Bagian Pengawasan Perbankan Syariah OJK Reginonal 4 Jatim, Aris Budiman menjelaskan pihaknya mengapresiasi rencana spin-off Bank Jatim Syariah yang bertujuan untuk melakukan ekspansi bisnis agar berkembang lebih baik.

Aris mengatakan keberadaan market share perbankan syariah dalam dua tahun terakhir tidak bergerak, dan hanya diangka 5,3 persen. "Oleh karena itu, rencana Bank Jatim dan beberapa perbankan daerah untuk spin-off akan meningkatkan market share perbankan syariah, seperti yang juga dilakukam oleh Bank NTB," ujarnya.


Aris mencontohkan, pada tahun 2015 market share perbankan syariah berada di angka 4,8 persen, kemudian naik signifikan menjadi 5,3 persen pada tahun 2017. “Hal ini karena adanya perbankan daerah melakukan konversi, seperi Bank Aceh,” pungkasnya. (TOP)


TERKINI