Direktur Pelayanan, Krishna Syarif saat mengunjungi korban jatuhnya Bekisting Pierhead Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di RS. UKI, Cawang, Selasa (20/02)

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Korban Jatuhnya 'Bekisting Pierhead' Tol Becakayu

20 Februari 2018

Moneter.co.id - Musibah kecelakaan pada proyek konstruksi kembali terjadi, kali ini bekisting pierhead Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pada proyek jalan tol Becakayu (Bekasi Cawang Kampung Melayu) jatuh pada Selasa, 20 Februari 2018 sekitar pukul 03.00 WIB.

Para pekerja yang menjadi korban segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) UKI Cawang dan RS. Polri. Pekerja yang menjadi korban telah terdata sebagai peserta pada program khusus Jasa Konstruksi di BPJS Ketanagakerjaan dengan PT. Waskita Karya sebagai main contractor pada proyek ini. Ada pun data kepesertaan proyek PT Waskita Karya (Tol Becakayu) terdaftar sebanyak 700 tenaga kerja.

Direktur Pelayanan, Krishna Syarif mengatakan kami menghimbau kepada seluruh proyek konstruksi baik pemerintah maupun proyek swasta agar tetap patuh dengan mendaftarkan proyek jasa konstruksi pada program BPJS ketenagakerjaan ketika tender sudah dimenangkan atau saat proyek mulai, sehingga BPJS Ketenagakerjaan akan hadir memberikan perlindungan pasti bagi seluruh tenaga kerja yg terlibat pada proyek ini.

“Nantinya pekerja yang menjadi korban pada peristiwa ini akan ditanggung seluruh biaya perawatannya sampai sembuh, disamping itu pekerja yang menjalani proses penyembuhan dan tidak dapat bekerja seperti biasnya juga tetap akan mendapatkan hak upah seperti yang dapatkan biasanya,” kata Krisna di RS. UKI, Cawang, Selasa (20/02)

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan menghimbau agar pelaku usaha memperhatikan aspek K3 pada semua aspek pekerjaan, dengan ini peristiwa yang mengakibatkan kecelakaan kerja dapat terhindarkan.

“Kami telah menyiapkan tim reaksi cepat guna tanggap pasa peristiwa-peritiwa seperti yang terjadi saat ini,” jelasnya.

Menurut Krisna, para pemberi kerja juga harus menyadari, berdasarkan regulasi, jika pekerjanya tidak terdaftar di kami mengalami kecelakaan kerja, maka pemberi kerja wajib memberikan pengobatan dan santunan minimal sesuai dengan standar BPJS Ketenagakerjaan.

“Segera pastikan pekerja Anda sudah terdaftar, karena bisnis Anda bisa lumpuh karena harus menanggung semua beban jika terjadi kecelakaan kerja," tegas Krishna.

Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi adalah sebagai berikut:

Korban yang ada di RS UKI

a. Jonny Arisman (40)

b. Kirpan (36)

c. Karmin (45)

d. Rusman (35)

e. Agus (27)

f. Supri (46)

 

Korban yang ada di RS POLRI

a. Waldi

 

“Pada para korban yang di RS. UKI (poin 3), terdaftar sebagai pekerja PT Wakita Karya PT, karena telah terdaftar sebagai peserta, maka BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung resiko kecelakaan kerja sesuai dengan ketentuan berlaku dimana perawatan medis akan diberikan sampai dengan dinyatakan sembuh,” pungkas Krishna.

 

(TOP)


TERKINI