Ilustrasi | Foto: Ist

Mesin Penggilingan Padi Sudah Tua, Perpadi Minta Dana KUR Rp 7 Triliun

12 April 2018

Moneter.co.id - Berdasarkan data pemerintah menunjukkan dari total 182.000 mesin penggilingan padi yang tercatat di Indonesia, sebanyak 172.000 di antaranya merupakan milik penggilingan padi kecil yang usianya sudah senja.

Alhasil, pemerintah mengaku akan menggelontorkan pendanaan dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk melakukan revitalisasi mesin penggilingan padi yang sudah tua.

“KUR juga bisa dimanfaatkan untuk membeli mesin pengering padi. Sebab saat ini, tidak banyak penggilingan padi kecil yang mempunyai mesin ini,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Rabu (11/4)

Darmin mengatakan, KUR diberikan untuk membantu pengusaha penggilingan padi merevitalisasi mesin penggilingan dan pengeringan padi.

"Mereka banyak yang over capacity, makanya dengan kredit ini diharapkan bisa mempermudah mereka merevitalisasi dan memenuhi mesin pengering," katanya.

Untuk itu saat ini pemerintah bersama Himpunan Bank Pemerintah (Himbara) terus mematangkan besaran KUR yang akan diberikan kepada pengusaha penggilingan padi dan skema penyalurannya.

Targetnya, kata Darmin, perumusan skema akan diselesaikan pekan depan. "Supaya nantinya skemanya tidak kaku, akan diperbaiki yang kurang," katanya.

Pemberian KUR menjadi jawaban dari keluhan yang disampaikan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi). Pada pekan lalu mereka mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Ekonomi untuk meminta penyaluran KUR.

Sementara, Ketua Perpadi Soetarto Alimoeso menyatakan, besaran KUR yang diminta Perpadi adalah Rp 7 triliun. KUR hanya khusus diberikan untuk pengusaha penggiling gabah berskala kecil dengan kapasitas produksi 10-15 ton per hari.

Skema pembayaran cicilan KUR diharapkan fleksibel, per waktu panen atau enam bulan sekali. "Untuk bunganya bisa sesuai dengan peraturan yang ditetapkan yaitu sebesar 7%," tegas Soetarto.

 

(HAP)


TERKINI