Ilustrasi Gedung XL Axiata

XL Axiata Kantongi Pendapatan Rp 5,5 Triliun di Kuartal I/2018

15 Mei 2018

Moneter.co.id - PT XL Axiata Tbk (EXCL) membukukan kinerja positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 4% yoy menjadi Rp 5,5 triliun di kuartal I/2018.

Hal ini didorong dengan meningkatnya layanan data yang telah mencapai 77% terhadap total pendapatan layanan, dibandingkan periode yang sama tahun sebesar 63%.

Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, peningkatan pendapatan data juga tidak terlepas dari terus bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanan data.

“Kini pelanggan XL Axiata yang telah menggunakan smartphone mencapai 74% dari total pelanggan atau sekitar 40,1 juta pelanggan, meningkat cukup signifikan sebesar 28% yoy dibandingkan periode yang sama tahun 2017,” ungkapnya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (14/05).

Ia menambahkan, pencapaian di kuartal pertama 2018 ini cukup memberikan harapan ditengah persaingan industri, dimana para operator saling bersaing memberikan penawaran harga layanan yang kompetitif.

“Penerapan kebijakan pemerintah mengenai kewajiban registrasi nomor prabayar juga telah menimbulkan dampak ketidakpastian dalam jangka pendek di pasar, namun perseroan menyakini kebijakan ini akan membawa dampak yang positif ke depannya yakni terciptanya industri yang lebih sehat dan berkelanjutan, dan ini tentunya selaras dengan perjalanan transformasi yang sedang dilakukan perseroan,” ujarnya.

Sementara, lanjut Dian, Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) juga menunjukkan peningkatan sebesar 7% yoy menjadi Rp 2 triliun, dengan marjin meningkat 1% menjadi 36.1%, sebagai hasil dari tumbuhnya pendapatan dan berfokusnya perusahaan dalam mengelola biaya operasional.

“Perusahaan juga mencatat laba bersih sebesar Rp. 15 milliar. Posisi keuangan XL Axiata masih kuat,” ucap Dian.

Kemudian dari sisi neraca terlihat cukup kuatnya fundamental keuangan perusahaan dengan tingkat hutang terhadap EBITDA pada posisi yang aman, yaitu 1.5x, dan cash flow dalam posisi yang juga positif. Pada kuartal I/2018, XL Axiata telah melakukan pembayaran kembali atas hutang sebesar Rp 1,5 triliun melalui skema refinancing dan semua hutang XL Axiata telah dalam status terlindungi (fully hedged).

Strategi dual-brand juga telah berhasil membawa XL Axiata meningkatkan pangsa pasar di segmen pasar yang berbeda dengan meluncurkan produk dan layanan yang inovatif di setiap segmen pasar.

 

(HAP)


TERKINI