Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman

Mentan: Stok Pangan Ditambah 20 Persen Saat Ramadhan Hingga Lebaran 2018

16 Mei 2018

Moneter.co.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2018 akan ditingkatkan hingga 20% dari hari-hari biasa.

"Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga komoditas pangan saat hari-hari besar agama," kata Mentan, Selasa (15/05).

Ia menjelaskan, harga ayam dan telur informasinya ada kenaikan sedikit, kami langsung undang mitra produsen, tak ada alasan ini naik karena kita sudah over suplai.  Cabai, bawang, daging, telur, minyak goreng, tak ada alasan naik karena stok kita siapkan 20% (lebih) dari kebutuhan hari biasa.

Mentan juga memastikan bawah stok beras saat ini aman, karena  suplai beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di atas 44 ribu ton atau  hampir dua kali lipat dari standar yang diberlakukan, selain itu, saat ini panen pun masih terus berlanjut.

Berdasarkan data Kementan, ketersediaan aneka cabai dan bawang merah selama bulan Ramadan atau Mei-Juni 2018 dipastikan surplus.

Cabai besar, ketersedianya pada Mei mencapai 106.242 ton, sedangkan kebutuhan hanya 97.741 ton sehingga surplus 8.501 ton. Cabai besar pada Juni pun surplus 8.004 ton karena ketersediaannya mencapai 104.935 ton sementara kebutuhan hanya 96.931 ton.

Ketersediaan cabai rawit pada Mei dan Juni juga surplus yakni masing-masing 8.085 ton dan 8.340 ton. Ini terlihat dari ketersediaan pada Mei mencapai 83.315 ton dan Juni 84.872 ton, sedangkan kebutuhan pada Mei hanya 75.230 ton dan Juni 76.532 ton.

Bawang merah juga surplus yang mana untuk Mei, ketersediaan mencapai 127.152 ton, besarnya kebutuhan hanya 112.321 ton sehingga surplus 8.085 ton.

Begitu pun pada Juni, ketersediaan bawang merah 125.500 ton, sementara kebutuhan hanya 116.501 ton sehingga surplus 8.999 ton. "Dengan demikian, ketersediaan bawang merah dan aneka cabai selama bulan Ramadhan aman. Tidak ada gejolak, baik pasokan maupun harga," pungkasnya.

 

(HAP) 


TERKINI