Ilustrasi salah satu gerai BATA | Foto: Ist

Tambah Gerai dan Renovasi, BATA Siapkan USD 3 Juta

02 Juli 2018

Moneter.id - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan menghadirkan produk dengan tampilan yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Perseroan sekarang ingin meningkatkan citra brand BATA sebagai brand yang stylish comfortable, bukan lagi old-fashion, monotonous color dan less innovation,” kata Direktur Independen BATA Hatta Tutuko.

Selain itu, lanjut Hatta, perseroan juga akan merubah beberapa gerai yang sudah tak layak dan juga menambah beberapa gerai dalam rangka menggenjot pendapatan yang ditargetkan bisa meningkat lebih dari 10%.

“BATA menyiapkan dana belanja modal sebesar US$ 3 juta pada tahun ini. Belanja modal ini dialokasikan untuk penambahan gerai dan renovasi,” ujarnya belum lama ini.

Sementara, Presiden Direktur PT Sepatu Bata Tbk Inderpreet Singh menyatakan, dari total belanja modal tahun ini, kini yang sudah terserap US$ 2 juta untuk renovasi dan penambahan gerai.

“Saat ini kami sudah menambahkan 20 gerai dan melakukan renovasi untuk 40 gerai yang dimiliki perusahaan,” jelas Singh.

Untuk renovasi gerai, BATA akan melakukan renovasi 45 gerai di semester I/2018. Sedangkan untuk semester II, BATA kembali akan merenovasi 25 gerai mereka. “Total jadi 70 gerai,” ujarnya.

Hingga kuartal I/2018, jumlah gerai BATA sebanyak 522 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ditambahkan Hatta, pihaknya tengah gencar melakukan ekspansi guna mengejar target pertumbuhan penjualan dan laba bersih double digit di akhir tahun 2018. Karena hingga akhir Juni ini 2018, pertumbuhan penjualan BATA memang masih single digit, namun sudah menunjukan kenaikan yang positif dibanding periode yang sama tahun 2017.

Sementara untuk di kuartal I/2018, BATA tercatat membukukan penjualan Rp 196,60 miliar atau menunjukan penurunan sekitar 2% dibanding kuartal I-2017 yang tercatat Rp 200 miliar.

Meski begitu, dengan melakukan efisiensi di berbagai lini, BATA berhasil meraih pertumbuhan laba kotor sekitar 3% dari Rp 88,80 miliar menjadi Rp 91,38 miliar di kuartal I/2018.

Dari sisi kinerja keuangan, Hatta Tutoko, mengatakan, pada tahun buku 2017, BATA meraih laba bersih Rp 53,65 miliar atau menunjukan pertumbuhan sekitar 27% dibanding 2016 yang tercatat Rp 42,23 miliar. Artinya laba bersih 2017 mencapai sekitar 50%, imbuhnya.

Hatta Tutoko juga menginformasikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar sebelum paparan publik yaitu, memutuskan pembagian dividen final Rp 7,21 miliar atau Rp 5,5 per saham dari perolehan laba bersih tahun 2017.

Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 1 Agustus 2018. Dividen final tersebut melengkapi dividen interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp 23,69 miliar pada Desember 2017 lalu.

“Dengan begitu total dividen tunai yang akan dibayarkan atas perolehan laba bersih 2017 Rp 27,16 miliar,” ujarnya.

 

(HAP)


TERKINI